Minggu, 09 Desember 2018

Puisi

Tinggal puing

Tersayat sembilu mengenang masa
Indah yang sekejap mata
Namun sakitnya tak terhingga
Jiwaku seakan sekarat nyaris mati

Cintamu tragis
hanyalah semu dibatas rasa sepimu
Cerita indah yang pernah berkisar
Kini termakan kusam

Hadirmu hanya seperti puisi
Tanpa aksara
Rinduku hanya diam terbungkam
dan tergores sunyi
diatas pualam zaman

Luluh
lantak berkeping-keping
Hanya sedih
menghujat relung hati

Makassar, 10 Sep 2018
Petronela Boleng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar