Kamis, 27 Desember 2018

Sepucuk surat untuk Tuhan

Tuhan...
Salahkah jika Aku mencintainya
Tuhan...
Aku berharap kelak kami akan berjumpa saat mentari kembali memijar

Tuhan...
rasa ini tumbuh begitu saja
Ketika dia sering memperhatikanku

Jika mencintainya adalah sebuah dosa
Aku mohon tolong hapuskan dia dari benakku
Hilangkan segala rasa yang ada

Tuhan...
Jika kami memang tidak bisa sejalan
Mengapa takdir mempertemukan kami pada titik yang sama

Aku sadar tak bisa memilikinya sepenuhku
Aku bukanlah seseorang yang pertama dihatinya

Tuhan...
Aku hanya mencoba menunggu
Tidak menganggu hubungnya
Apakah itu masih salah

Jika cinta tanpa harus memiliki
Barangkali mengenang kesendirian adalah cara terbaik menghibur hati
Sabar melihatnya mencintai orang lain yang bukan Aku

Tuhan...
Aku lebih memilih mendekap sepi daripada menjatuhkan hati kelain tempat
Bila bukan jemarinya yang mengisi erat jemari tanganku
Aku tetap ada untuknya

Tuhan...
Kembalikan dia tuk mencintaiku
Aku tak ingin kehilangannya
Aku ingin dia yang tadahi tetesan airmataku

Tuhan...
Aku ingin bersamanya
mencintainya sampai nanti

1 komentar: