Rintihan tangis
perlahan ambruk
Jiwa merana kirana
meraja lelah
Hening binar seakan sirna
Menyatu dalam angan
meluas kalbu
Mekar kembali menyapa bumi
Senyum aneka warna dari mereka
Berdiri kaki tegak melangkah
Menyapa mereka
dengan uluran tangan
Mereka tak bersalah
namun harus tak berdaya
Mereka adalah deretan orang-orang
yang pertama menyapa pagi
saat mataku masih tertutup rapat
saat senja tiba nyanyian mereka
menenangkan sebagian dari jiwa
Melodinya menghanyutkanku
beberapa detik
Memberi ruang baru dalam jiwa ini
Untuk terus memuji
dan bersyukur kepada semesta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar